Widget edited by sumberajaran
Home » » Volvo memiliki rencana besar untuk China

Volvo memiliki rencana besar untuk China

Written By sumber on Tuesday, 1 May 2012 | 18:58


BEIJING - Volvo berencana untuk hampir menggandakan jaringan ritel di China karena juga berekspansi ke segmen mewah baru, hampir tiga kali lipat lineup model dan meningkatkan teknologi dan kemampuan rekayasa di daerah.

Freeman Shen, wakil presiden senior operasi Cina Volvo, mengatakan ekspansi di Cina merupakan bagian integral dari rencana untuk berinvestasi sebanyak $ 11000000000 global pada tahun 2016.

"China akan menjadi pasar dalam negeri sangat penting bagi kami," kata Shen pada pameran mobil di Beijing. "Ini akan menjadi rumah kedua kami."

Volvo dimiliki oleh Zhejiang Geely Holding Group, yang membeli produsen mobil Swedia dari Ford Motor Co pada tahun 2010 sebesar $ 1,7 miliar.

Hari ini Cina adalah terbesar ketiga pasar Volvo, kata dia, di belakang Amerika Serikat dan Swedia, di mana perusahaan didasarkan. Volvo berencana untuk menjual 200.000 mobil di China pada tahun 2020, dibandingkan dengan 47.150 pada tahun 2011. Dalam satu dekade Volvo ingin melipatgandakan penjualan menjadi 800.000 unit secara global.

Untuk tumbuh di Cina, Volvo ramping setiap bagian dari bisnisnya di sini. Pada 2017, jaringan ritel Volvo di China akan memperluas untuk 220 pedagang dari 125 tahun lalu.
"Kami melihat banyak perusahaan besar yang berasal dari Amerika Serikat," kata Shen, menolak menyebutkan retailer khusus AS.

Mobil ini juga memiliki rencana ambisius untuk produk dan kemampuan rekayasa di Cina.

Volvo saat ini menjual enam model di Cina, tetapi berencana untuk memperkenalkan 10 model baru di negara itu dalam waktu enam tahun. Itu termasuk besar dan lebih high-end kendaraan serta menengah ke kecil berukuran seperti mobil hatchback V40, Bloomberg melaporkan.

Volvo juga akan memperluas kemampuan desain dari beberapa desainer untuk 50 pada 2017.

"Kami akan melakukan segalanya dalam waktu lima tahun," kata Shen. "Kami akan melakukan model digital desainer dan insinyur yang bekerja pada model tanah liat," untuk program global, katanya.

Volvo juga sedang mencari persetujuan pemerintah untuk membangun pabrik di kota Chengdu, barat daya Cina, dan di timur laut kota Daqing, menurut Bloomberg.

Shen mengatakan Volvo tidak memiliki rencana untuk ekspor Cina-mobil dibangun dalam lima tahun ke depan.

Kata Ketua Zhejiang Geely Li Shufu dalam wawancara dengan Bloomberg bulan ini: "Kita akan melakukan investasi besar dalam pengembangan dan pembangunan fasilitas di China saya percaya Volvo akan memenuhi target pertumbuhannya di dunia maupun di Cina.."
sumber : autonews



Share this article :
Comments
0 Comments
 
Support : Creating Website | Forum Sumberajaran | Buku Tamu
Copyright © 2013. sekilas info(autonews) - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Raymon Damson
Proudly powered by Sumber Ajaran